11/23/2011

Bolehkah Aku Dekatimu?

Duduk berdiam di ruang sempit
Seperti memenjarakan otak dari kata 'cinta'
Membuat aku terbiasa hidup terhimpit
Bertahan tanpa kekasih yang kucinta

Sampai waktu membuka kembali hati
Ketika sosokmu datang mengetuknya
Meletup kecil hasrat cinta yang sempat mati

Bolehkah aku dekatimu, mengenalmu?

11/19/2011

Hujan

Ketika hujan turun membasahi bumi
Seluruh semesta menunduk 'tuk berdoa
Semoga esok 'kan lebih baik
Semoga badai tak kembali terulang

Dalam tetesan hujan yang turun
tersimpan kisah antara aku dan kamu
Dimana semua akan terkenang
Tertanam dalam benak

Rintik hujang yang mengguyur dunia
Membuat dunia kembali tertawa
Kau takkan kulupa
Selalu tergambar dalam tiap butir air hujan
Karena kau adalah sosok yang kusayang, kawan

Kenangan dalam tetesan hujan
Akan terus menyertai hidupku

11/04/2011

Pelangi di Ujung Hari

Hujan terus membasahi hati setiap hari
Membanjirinya dengan kisah-kisah silam
Yang perlahan mengendap ke tiap lapisannya
Menambah beban dalam hidup ini

Bukankah seharusnya aku bahagia
Melihatmu bahagia menemukan impian
Tak tahulah apa yang kurasa ini pasti
Atau sekedar keputusasaan dalam hati

Menantikan pelangi di ujung hari
Menyelesaikan kisahku sampai sini

10/28/2011

Zhoera

Begitulah nama gadis yang kuingat
Sederhana tapi tak sesederhana itu artinya

Tak ada yang boleh tahu siapa dia sebenarnya
Hanya aku yang boleh tahu siapa dia sebenarnya
Semua kufiksikan agar tak terlalu mudah diterka
Terlalu takut aku dihadapkan sebuah pertanyaan
"Kamu suka sama dia?"

Andai ia membaca pesan yang aku tuliskan
Mungkinkah ia mengenali bahwa akulah penulisnya?
Atau mungkin ia akan mengira cowok yang ia suka
Menyambut gayung yang bersambut di lautan

Ingin rasanya ku mengenalnya lebih dekat
Bukan sekedar menatap senyumnya, juga matanya
Yang selalu tampak berkilaukan berlian

Menyentuhnya (Akankah?)

Tanpa aku ketahui, perlahan namun pasti
Ada sesuatu yang tengah bersemayam dalam hati
Sesuatu yang lahir secara naluri
Tapi tak mampu untuk aku ikrarkan dari hati

Menyentuhnya
Ya, aku sangat ingin menyentuh hatinya
Meski hanya sepersekian detik saja, tak apalah
Yang penting aku pernah merasakan hangat jiwanya
Yang mampu meluluhkan hati yang telah terluka

Dan waktu membawaku ke sebuah persimpangan
Dimana aku harus memilih takdir yang akan kujalani
Yang aku tahu pasti, setiap pilihan pasti tersisip problema

Akankah ia tahu apa yang coba aku siratkan
Yang selalu kucoba sampaikan lewat tatapan mata
Mencoba menyampaikan sesuatu yang kini kian berkembang
Kian menyesakkan dada

.: Visitors

Free Hit Counters
Share/Bookmark