2/03/2012

Hidup Terlalu Singkat

Tak akan mungkin bisa mengingat
Semua yang pernah kita lakukan
Hanya sesuatu yang punya arti yang terkenang
Abadi bernafas lembut dalam ingatan

Hidup ini terlalu singkat rasanya
Jika harus mengikuti impian 'tuk terus bersama
Karena sudah sebuah kepastian
Tidak ada makhluk di dunia yang hidup selamanya
Semoga di sisa waktu ini kita makin akrab, kawan

Indahnya

Tak ada yang lebih indah dari semua ini
Semua yang kita punya dan bagi bersama
Terlalu indah untuk dikenang dalam pikiran
Hati pun tak ingin menyimpannya sendiri

Jelitanya bintang sinari kita di malam hari
Menyejukkan kalbu, membentuk sebuah imaji
Dan harapan semoga ini untuk selamanya

Indahnya cerita antara kau dan aku
Tak boleh terhapuskan oleh keadaan semu
Biaskan antara suka dan cinta dalam hatimu
Bilas air mata itu dengan sebuah senyumanmu
Ku ingin kita selalu bersama dalam suka, duka sekalipun
Kau berikan aku harapan untuk hidup
Melalui segalanya dengan senyuman dari hati
Agar hidup ini tak terlalu berat dirasa

Membawa nafasku menghangatkan jiwaku
Menggetarkan hatiku lebih dalam 'tuk mengenalmu

Bukan, ini bukanlah cinta yang kita tahu takkan pernah ada
Ini hanyalah sebuah perasaan sayangku padamu, kawan
Tak ingin kulukai hatimu itu dengan tajamnya cinta
Tak ingin segala mimpi dan harapan kita terpenjara oleh cinta
Kita untuk selamanya, selamanya kita kan melangkah bersama

Terima Aku Apa Adanya

Hei, katanya kau sahabatku
Tapi mengapa kau terus dan terus saja menyerangku
Memaksaku 'tuk jadi apa yang kau mau
Mengikuti kehendak yang kau paksakan

Bukankah selama ini aku tak pernah persalahkan
Permasalahkan perubahan yang kau tunjukkan
Jadi untuk apa kau menyudutkanku seperti itu?

Sudahlah jika kau memang sahabatku
Terima aku apa adanya, meski aku tak lagi seperti dulu
Kau pun sepertinya tak pernah tahu
Aku seutuhnya, aku yang selalu menyertaimu dulu

Maaf Membuatmu Menangis

Maaf, jikalau aku membuatmu sakit
Tapi aku tak bermaksud melakukan itu
Maaf, telah membuatmu menangis
Kembali terhisap ke kesedihan masa lalu
Mengantarkanmu ke sebuah lembaran lalu

Aku merasa bersalah telah membuat kau menangis
Tak sepantasnya air mata itu menangis di wajahmu
Tak seharusnya kesedihan itu mengiris hatimu
Maafkanlah aku yang telah membuatmu menangis

.: Visitors

Free Hit Counters
Share/Bookmark