Tapi mengapa kau terus dan terus saja menyerangku
Memaksaku 'tuk jadi apa yang kau mau
Mengikuti kehendak yang kau paksakan
Bukankah selama ini aku tak pernah persalahkan
Permasalahkan perubahan yang kau tunjukkan
Jadi untuk apa kau menyudutkanku seperti itu?
Sudahlah jika kau memang sahabatku
Terima aku apa adanya, meski aku tak lagi seperti dulu
Kau pun sepertinya tak pernah tahu
Aku seutuhnya, aku yang selalu menyertaimu dulu