1/30/2013

Bioskop

Pertemuan langsung denganmu kali pertama
Diiringi guyuran hujan yang membasahi dunia
Dan kita meneduh di sebuah tempat
Kecanggungan masih terasa antara kita


Aku kenal kamu dari dunia maya
tak pernah bertatap muka sebelumnya


Ngomong seperlunya tanpa panjang-lebar
dan kita pun masih menciptakan jarak
Sesekali melirik dan mengamati

Kala hujan mulai mereda, kita pun beranjak dari sana
Menuju tempat untuk kita habiskan waktu bersama
Sebuah bioskop, sebuah sinema

Dan kala film telah diputar, jemari kita saling melengkapi
Demi menghangatkan diri dari dinginnya pendingin udara
Getaran di hati kian terasa, menghadirkan sensasi yang berbeda
Seolah-olah hanya kau dan aku yang tahu

Cinta Dalam Sebuah Desain

Desain bukan hanya merancang sesuatu yang indah
namun juga menjadi jawaban dari masalah kehidupan
Seperti cinta, ia diciptakan untuk menjadi cahaya dalam gelap
Menerangi hitamnya putih dalam jengkal masa

Mengonsep kehidupan tiap detiknya
Mencari solusi yang tepat untuk setiap problema
Cinta ada untuk menyatukan perbedaan
Cinta ada untuk menjadi penengah antara pro dan kontra

Adlinda Firdienta

Adlinda Firdienta, kau yang ada di sisiku
Yang ada di sampingku, yang masih memeluk hatiku
Kau berikan aku cinta, berikan aku harapan
Bahwa hidup ini tercipta untuk saling melengkapi
Saling memberi keseimbangan hati dan jiwa

Bersenang-senang di antara tumpukan tugas
Mengajariku ikhlas dalam menerima semua tanggung jawab
Kau terus percaya aku bisa berubah
Meski tak semudah untuk ku balikkan keadaan

Aku mencoba berikan yang terbaik untukmu
Bila memang garis hidup ini menyimpulkan kita
Aku bahagia, aku berterimakasih
Namun seandainya, dunia kita tak bisa bersatu
Usah kau sesali, usah kau tangisi, aku tak akan pergi

Cinta tak terucapkan, sayang yang terisyaratkan
Dalam keheningan malam terbisikkan sebuah rasa
Sebuah rasa yang menghangatkan malamku dan malammu

Jarak yang berbeda, tempat yang berbeda
Dipertemukan dan dipersatukan lewat mimpi-mimpi indah

Terimakasih Telah Memilihku

Aku tak tahu apa yang harus kutulis, kulukis
Begitu banyak kesalahan yang membuatmu menangis
menangis karena sikapku yang mengabaikan hadirmu
Maafkan aku

Kau pun terluka karena egoku
Maafkan aku
Tapi kau tak pernah meninggalkan dan pergi dariku
Dan kau tetap memilih aku sebagai pengisi ruang di hati itu

Terimakasih karena kau telah memilihku
Aku akan berikan waktu untukmu
Aku berusaha selalu bisa menjadi teman untukmu
Teman berbagi rasa, cerita, dan mimpi-mimpimu
Karena aku cinta kau, karena kau cintaku

1/29/2013

Jemari yang Bersatu

Melewati begitu banyak rintangan yang tak mudah
Menyatukan perbedaan yang tak terelakkan
Saling memahami dan coba mengerti satu sama lain
Berharap garis ini menjadi satu

Masa lalu yang tak terlupakan, menjadi kenangan
Sebatas kenangan yang menjadi kepingan perjalanan hidup
Semua telah berlalu, dan kini kembali melaju dengan cinta yang baru

Jemariku-jemarimu bersatu padu hadapi dinginnya hari
Bergandeng tangan, bersama melangkah menuju pagi
Hari baru dinanti, dunia baru menanti
Melewati hari bersamamu sungguh menyenangkan
Mendengar kisahmu, candamu, tawamu, tangismu, kecewamu

Hatiku ini untukmu kini, meski waktu terasa rapuh
Rasaku ini untukmu, semoga kita selalu bersatu

.: Visitors

Free Hit Counters
Share/Bookmark