4/04/2010

Arti Sebuah Kematian

Kita tak akan pernah mengerti arti semua ini
Begitu cepat akhir dari segala keindahan di bumi
Kesenangan yang selalu kau beri kini menjadi sunyi
Tak berbunyi lagi dawai-dawai jiwamu

Tak ada yang akan menyangka ini telah berakhir
Tak ada yang bisa menyangkal ini harus berakhir
Dan pertemuan terakhir menjadi momen paling berarti
Akan terus terekam jelas dalam memori hati

Siapa yang mengira begitu cepat dia meninggalkan
Hanya kenangan bersamanya yang kini tersisa
Meski dia telah tiada, kita masih merasakan kehadirannya

Apa arti dari sebuah kematian yang sejati?
Kita yang masih di dunia hanya bisa bersedih
Seakan tak percaya dia telah pergi menjauh dari sini
Menuju sisiNya jauh di alam sana dengan damai
Dan kita yang di sini hanya bisa mengirinya dengan doa

Tak akan pernah terlupakan dalam ingatan kita
Semua yang pernah dia berikan secara indah pada kita
Meski dia telah tiada, kita masih merasakan kehadirannya
Meski raganya telah tiada, jiwanya akan ada dalam hati

Selamat menempuh dunia yang baru, saudaraku
Semoga setiap langkahmu diterangi cahaya Sang Agung
Beristirahatlah dengan tenang, doa kami menyertaimu

Teman Berbagi Cerita

Demikianlah akhir dari perjalananku
Aku menetap di sini ’tuk menjadi temanmu
Aku hentikan sejenak untuk berjumpa kau
Diri ini ingin singgah sejenak melepas lelahku

Aku tak bermaksud untuk berhenti berlari
Karena perjalananku masihlah amat panjang
Suka - duka, air mata – tawa, juga aral – solusi menanti
Aku hanya ingin merasakan kebebasan beberapa saat
Dan aku mencari teman untuk berbagi cerita

Banyak kisah yang telah aku bingkis untuk sahabatku
Banyak kenangan yang telah aku lukis di dalam ingatanku

Aku butuh teman untuk berbagi cerita hidupku
Aku pasti tak pernah sanggup terus berlari sendiri
Aku pasti perlu teman yang mau mengiringi langkahku
Teman yang ikhlas menemani dalam suka dan dukaku
Teman sehati yang tak pandang kekurangan diri

Datanglah Lewat Mimpi

Sapamu, bagai sentuhan lembut
Yang akan terus membelai hatiku
Hingga ku terlena dalam buaian cintamu

Dahana asmara, membakar jiwa
Panas, hingga ku tak berdaya

Wahai dambaan hati, datanglah padaku
Datanglah lewat mimpi singkatmu
Dalam kesunyianku, teringat dirimu
Ku tak ingin hadiah atau apapun darimu
Kucuma ingin kau selalu mengenangku

Dalam bayangan samar dalam sajakku
Maaf bila aku datang di saat yang tak tepat
Tapi aku tak ingin mendapat hati indahmu
Berikan saja padanya, dan biarkan aku bermimpi

Terombang-Ambing

Walau aku tahu cinta bukan untukku
Hanya menyisakan kisah haru untukku
Tapi aku coba merasakan cinta untukmu
Karena kau membuat aku merasa mabuk

Menghisap cinta yang telah kunyalakan
Setiap ruasnya memiliki sensasi yang berbeda
Membuatku semakin higher berangan
Bagaimana rasanya bila menghisap cintamu

Aku terombang-ambing di ketidakpastian
Terjerembab tanda tanya yang terabaikan
Aku tak berani keluar dari persembunyian
Izinkan dan biarkan aku terus mencintaimu
Aku terus memujamu setiap waktu dari jauh

Mungkin aku jauh dari sosok impian hatimu
Dan mungkin pasti aku bukan yang kau tuju
Tapi aku terlanjur menikmati mencinta
Walau sampai kapanpun hanya kunikmati tanpamu

Teori-Teori Sampah

Aku kesal melihat semua sama
Mengikuti teori-teori sampah
Air mata terlahir dari sebuah tawa
Dan tawa terbingkis dari derita

Uang diharapkan membeli semua
Tapi aku tahu uang hanyalah kertas
Yang mereka naikkan derajatnya

Senang-senang tak ada batasnya
Rasa derita terasa teramat panjang
Hingga membuat semu membaur
Menjadi pemikiran singkat setan
Untuk menghasut kita lupa Tuhan

Agama banyak dijadikan muslihat
Tak jarang penjahat ikut menyamar
Setan-setan bersorak lihat semua

.: Visitors

Free Hit Counters
Share/Bookmark