Pacarku hebat, dia perempuan terhebat setelah ibuku
Setiap hari selalu saja ada berbagai urusan untuk diurus
Mulai yang ini, yang itu, yang begini, sampai yang begitu
Semua diselesaikannya dengan kesungguhan hati
Meski terkadang ia mengeluh penat menyusun-mengatur
Tapi ia tak pernah jera untuk kembali mencemplungkan diri
ke dalam pusaran kepengurusan kegiatan organisasi-organisasi
Seperti telah menjadi hobi baginya untuk terus berorganisasi
Terkadang aku khawatir dengan keadaannya yang seperti itu
Aku takut ia terlalu memaksakan diri dan lupa dengan kesehatannya
Tapi ia selalu berkata padaku bahwa ia masih kuat dan takkan menyerah
Walau sesekali rehat 'tuk mengambil nafas panjang sebelum kembali berkutat
Pacarku hebat, pacarku luar biasa hebatnya!
Aku sayang dia, aku sayang dia...
5/06/2013
5/03/2013
Hanya Kamu Yang Mampu
Kian lama, kian kuyakin kau untukku
Tak ada lagi keraguan untukku berharap
kau yang akan berada di sisiku 'tuk temani hidupku
Ku berdoa semoga Tuhan menyegariskan takdir kita
Meski telah aku kecewakan kau
Kau masih bersedia untuk memertahanku di hatimu
Kutahu ku telah menoreh luka baru di hatimu
Namun 'kan kuobatinya itu dengan segala yang kumampu
Hanya kamu yang mampu membuatku merasa dihargai
Hanya kamu yang sanggup memberiku kedamaian
Hanya kamu yang bisa, hanya kamu seorang dan tak ada yang lain
Tak ada lagi keraguan untukku berharap
kau yang akan berada di sisiku 'tuk temani hidupku
Ku berdoa semoga Tuhan menyegariskan takdir kita
Meski telah aku kecewakan kau
Kau masih bersedia untuk memertahanku di hatimu
Kutahu ku telah menoreh luka baru di hatimu
Namun 'kan kuobatinya itu dengan segala yang kumampu
Hanya kamu yang mampu membuatku merasa dihargai
Hanya kamu yang sanggup memberiku kedamaian
Hanya kamu yang bisa, hanya kamu seorang dan tak ada yang lain
4/19/2013
Sahabat, Aku Merindukanmu
Sahabatku yang di sana, di tempat yang jauh
Tahukah kau bahwa di sini aku merindukanmu
Merindukan kebersamaan yang telah berlalu
Merindukan cerita-ceritamu yang menginspirasiku
Di sini aku bertanya-tanya
Apa yang tengah kau lakukan di sana?
Adakah rindu untukku, sahabat?
Akankah kita kembali dipertemukan?
Lama sudah tak bersua denganmu seperti dulu
Setiap hari selalu diisi kisah-kisah menarik darimu
Dan kini yang ada hanyalah kenangan berdebu
Aku ingin bertemu dan berkumpul denganmu
Aku ingin mendengarkan cerita yang terlantun oleh suara khasmu
Aku rindukan itu, aku merindukanmu
Tahukah kau bahwa di sini aku merindukanmu
Merindukan kebersamaan yang telah berlalu
Merindukan cerita-ceritamu yang menginspirasiku
Di sini aku bertanya-tanya
Apa yang tengah kau lakukan di sana?
Adakah rindu untukku, sahabat?
Akankah kita kembali dipertemukan?
Lama sudah tak bersua denganmu seperti dulu
Setiap hari selalu diisi kisah-kisah menarik darimu
Dan kini yang ada hanyalah kenangan berdebu
Aku ingin bertemu dan berkumpul denganmu
Aku ingin mendengarkan cerita yang terlantun oleh suara khasmu
Aku rindukan itu, aku merindukanmu
Kita Tak Akan Pernah Segaris
Mengapa kita terlampau sering berselisih paham
Terlalu banyak perbedaan antara kita
Terus mencoba untuk memersatukan
Tapi yang ada semakin mencoba, semakin sakit
Yang ada hanyalah kemunafikan yang terpasang
Kau tak lagi menjadi dirimu sendiri
untuk menyamakan iramaku kau merubah jadi yang lain
Aku tak pernah bisa menjadi diriku sendiri
hanya demi mengikuti permintaan-permintaanmu
Mungkinkah kesalahpahaman ini suatu pertanda
bahwa kita tak akan pernah segaris
Sadarkah kita telah banyak menyia-nyiakan waktu
yang dilewatkan dengan serangkaian perseteruan
Tanpa akhir, terus berputar di permasalahan yang sama
Mungkin, lebih baik kau pergi dan aku mengikhlaskanmu
Seorang pria tengah menantimu dengan cintanya di ujung sana
Terlalu banyak perbedaan antara kita
Terus mencoba untuk memersatukan
Tapi yang ada semakin mencoba, semakin sakit
Yang ada hanyalah kemunafikan yang terpasang
Kau tak lagi menjadi dirimu sendiri
untuk menyamakan iramaku kau merubah jadi yang lain
Aku tak pernah bisa menjadi diriku sendiri
hanya demi mengikuti permintaan-permintaanmu
Mungkinkah kesalahpahaman ini suatu pertanda
bahwa kita tak akan pernah segaris
Sadarkah kita telah banyak menyia-nyiakan waktu
yang dilewatkan dengan serangkaian perseteruan
Tanpa akhir, terus berputar di permasalahan yang sama
Mungkin, lebih baik kau pergi dan aku mengikhlaskanmu
Seorang pria tengah menantimu dengan cintanya di ujung sana
1/30/2013
Nyata!
aku mencoba melangkah jauh. menepati suatu yang tidak tepat
Menyakitkan diri sendiri, membohongi diri sendiri!
Semua akan abadi tanpa kamu sadari
dan inilah bukti visualmu
nyata!
Jalanlah dengan seluruh keyakinan
Aku berdiri di sini, jauh dengan kebahagiaanmu
Dan itulah cintamu...
Nyata hanya dalam kotak kaca yang tetap kau simpan
(karya: Adlinda Firdienta)
Menyakitkan diri sendiri, membohongi diri sendiri!
Semua akan abadi tanpa kamu sadari
dan inilah bukti visualmu
nyata!
Jalanlah dengan seluruh keyakinan
Aku berdiri di sini, jauh dengan kebahagiaanmu
Dan itulah cintamu...
Nyata hanya dalam kotak kaca yang tetap kau simpan
(karya: Adlinda Firdienta)
Langganan:
Postingan (Atom)