Hei kau yang cukup manis
Kalau tersenyum manis sekali
Hei kau yang amat cantik
Kalau melirik buatku mati
Sudah tahukah kau isi hatiku
Yang selalu ingin bersamamu
Sudah tahukah kau maksud hatiku
Yang inginkan kamu jadi milikku
Aku suka kau sejak awal bertemu
Aku cinta kau sejak awal bertemu
Aku perlu kau karna kau yang ku perlu
Menjadi pengisi kesendirian jiwaku
Cerita di baliknya:
Karena puisi ini ngegambarin gimana pas someone fallin in love ama someone yg laennya...dan cinta pada pandangan pertama yg sering dirasakan oleh teman-temanku...
9/06/2008
4/04/2008
Pemberontak
Jika hidup tak sesuai
Dengan apa yang ku mau
Juga kagak sejalur
Dengan hukum negara
Aku akan siap berontak
Tak takut dalam langkahku
Tak ada yang bisa hentikan
Hanya Tuhanlah yang bisa
Hanya Dialah yang berhak
Kalau kau tak mau juga
Selesaikan secara damai
Terpaksa aku bertindak anarkis
Sadis mungkin kata mereka
Tapi itulah aku sang pemberontak
Jangan kira aku tak berani
Tendang kau dari istanamu
Demi kebahagiaan mereka
Aku siap mati wujudkan mimpi
Dengan apa yang ku mau
Juga kagak sejalur
Dengan hukum negara
Aku akan siap berontak
Tak takut dalam langkahku
Tak ada yang bisa hentikan
Hanya Tuhanlah yang bisa
Hanya Dialah yang berhak
Kalau kau tak mau juga
Selesaikan secara damai
Terpaksa aku bertindak anarkis
Sadis mungkin kata mereka
Tapi itulah aku sang pemberontak
Jangan kira aku tak berani
Tendang kau dari istanamu
Demi kebahagiaan mereka
Aku siap mati wujudkan mimpi
6/30/2007
300607 (SURABAYA, GUDBYE)
Sepi rasanya hari terkahirku ini
Untuk melihat keindahan kota Surabaya
Rasanya berat beta meninggalkannya
Akan tetapi semua memaksaku untuk pergi
Bukan aku ingin melupakan kenangan
Aku, kamu, dia, dan yang lain
Yang bersama-sama menjalani hidup di sini
Akan selalu ada di sini di hati terdalam
Dia di sana terus di sini
Menemani, mengawasi, dan menunjukkan
Jalan yang harus dilewati olehku
Penuh akan godaan makhluk terkutuk
Beruntung ada dia di sana
Mengerti, memahami, memasuki
Hati, jiwa, raga, dan pikiranku
Berjuta memori tercipta di sana
Kotaku hijau dan bersih
Selamat tinggal terucap dari hati
Berat melepas jiwa ini dari dirimu
Pohon hijau berdiri di sana-sini
Seakan mereka mengucapkan
Selamat tinggal terakhir untukku
Diiringi tarian alam oleh angin
Daku tahu kamu tak lagi ada
Oh… kamu dan dia ada selalu di sini
Lampaui semua yang ada walaupun
Lampu kehidupanku meredup dan mati
Yang teramat perih, meninggalkanmu
Bolehlah aku jauh darimu
Oh… kota pahlawanku
Namamu akan melekat selalu
Entah di saat aku duka dan gembira
Kau selalu aku hembuskan
Untuk melihat keindahan kota Surabaya
Rasanya berat beta meninggalkannya
Akan tetapi semua memaksaku untuk pergi
Bukan aku ingin melupakan kenangan
Aku, kamu, dia, dan yang lain
Yang bersama-sama menjalani hidup di sini
Akan selalu ada di sini di hati terdalam
Dia di sana terus di sini
Menemani, mengawasi, dan menunjukkan
Jalan yang harus dilewati olehku
Penuh akan godaan makhluk terkutuk
Beruntung ada dia di sana
Mengerti, memahami, memasuki
Hati, jiwa, raga, dan pikiranku
Berjuta memori tercipta di sana
Kotaku hijau dan bersih
Selamat tinggal terucap dari hati
Berat melepas jiwa ini dari dirimu
Pohon hijau berdiri di sana-sini
Seakan mereka mengucapkan
Selamat tinggal terakhir untukku
Diiringi tarian alam oleh angin
Daku tahu kamu tak lagi ada
Oh… kamu dan dia ada selalu di sini
Lampaui semua yang ada walaupun
Lampu kehidupanku meredup dan mati
Yang teramat perih, meninggalkanmu
Bolehlah aku jauh darimu
Oh… kota pahlawanku
Namamu akan melekat selalu
Entah di saat aku duka dan gembira
Kau selalu aku hembuskan
2/15/2007
Jalan Kehidupan
Jalan menuju bahagia dan sukses
Tak selalu lurus kawan…
Di tikungan bernama kegagalan
Di bundaran bernama kebingungan
Tanjakan bernama… teman
Lampu merah bernama musuh…
Lampu kuning bernama keluarga
Dan engkau juga akan mengalami
Ban kempis dan pecah…
Itulah hidup…
Tapi jika engkau membawa
Ban serep bernama tekad
Mesin bernama ketekunan
Asuransi bernama iman
Pengemudi bernama Tuhan
Sampailah engkau di daerah
Yang disebut…
SUKSES DAN BAHAGIA
Have a wonderful life…
Tak selalu lurus kawan…
Di tikungan bernama kegagalan
Di bundaran bernama kebingungan
Tanjakan bernama… teman
Lampu merah bernama musuh…
Lampu kuning bernama keluarga
Dan engkau juga akan mengalami
Ban kempis dan pecah…
Itulah hidup…
Tapi jika engkau membawa
Ban serep bernama tekad
Mesin bernama ketekunan
Asuransi bernama iman
Pengemudi bernama Tuhan
Sampailah engkau di daerah
Yang disebut…
SUKSES DAN BAHAGIA
Have a wonderful life…
Langganan:
Postingan (Atom)