Setelah sekian lama ku terluka
Mencoba berlari dari kenyataan
Kau cinta aku dan dia di sana
Hangat mulai aku rasakan kembali
Lagi aku mulai kembali berangan
Membangun singgasana cintaku
Menyisakan puing-puing kenangan
Yang terbawa oleh ingkarnya waktu
Semua yang pernah aku rasakan
Masih saja membekas dalam ingatan
Walau aku coba mencuci memoriku
Tentang cinta yang pernah indahkan kita
Aku bahagia telah memilikimu
Walau tak jarang aku menangis karnamu
4/04/2010
Ingin Selalu Bersamamu
Gemuruh ombak mengalun merdu
Mentari hiasi indahnya sang langit
Angin membisikkan untaian kesejukkan
Mendamaikan hati yang terabaikan
Mengingat yang aku rasakan padamu
Menyentuhmu hingga ku merasa damai
Mencium janji yang aku ucapkan
Aku ingin selalu bersamamu menemanimu
Semerbak keringnya gurun yang sepi
Mengingkari takdir yang telah tergariskan
Putih beradu melawan congkaknya hitam
Cinta teradu dalam hingga kita terluka
Damaikan hatiku menatap sambutan burung
Suara yang kau binarkan sirnakan dahagaku
Jumlah bintang-bintang tak bisa terjumlahkan
Mentari hiasi indahnya sang langit
Angin membisikkan untaian kesejukkan
Mendamaikan hati yang terabaikan
Mengingat yang aku rasakan padamu
Menyentuhmu hingga ku merasa damai
Mencium janji yang aku ucapkan
Aku ingin selalu bersamamu menemanimu
Semerbak keringnya gurun yang sepi
Mengingkari takdir yang telah tergariskan
Putih beradu melawan congkaknya hitam
Cinta teradu dalam hingga kita terluka
Damaikan hatiku menatap sambutan burung
Suara yang kau binarkan sirnakan dahagaku
Jumlah bintang-bintang tak bisa terjumlahkan
Janganlah Kau Takut
Mengapa kau terus-terusan bersembunyi
Apa kau belum menyadari indahnya hidup
Yang selama ini kau lewati di persembunyian
Mengapa kau selalu palingkan mukamu
Di saat ada yang mencoba mengagumimu
Mengagumi setiap gerak-gerikmu yang anggun
Yang jarang ditemui di hidup zaman sekarang
Kau gadis yang lucu dan terlihat lugu
Tapi sebetulnya kau punya sesuatu yang beda
Yang selama ini telah lama aku tunggu
Mungkin kau berpikir kau bukan siapa-siapa
Tapi dalam hidupku, kau berperan memacuku
Kau sering berpikir takkan ada yang mencarimu
Namun buktinya, aku mencari sosok yang ku mau
Dan aku temukan hanya dalam dirimu, pujaanku
Janganlah kau takut membuka hatimu untukku
Aku takkan ingin sekalipun membuatmu hancur
Dan tak bermaksud mengganggu hidupmu
Aku hanya perlu kau mengerti kau ada dalam hatiku
Apa kau belum menyadari indahnya hidup
Yang selama ini kau lewati di persembunyian
Mengapa kau selalu palingkan mukamu
Di saat ada yang mencoba mengagumimu
Mengagumi setiap gerak-gerikmu yang anggun
Yang jarang ditemui di hidup zaman sekarang
Kau gadis yang lucu dan terlihat lugu
Tapi sebetulnya kau punya sesuatu yang beda
Yang selama ini telah lama aku tunggu
Mungkin kau berpikir kau bukan siapa-siapa
Tapi dalam hidupku, kau berperan memacuku
Kau sering berpikir takkan ada yang mencarimu
Namun buktinya, aku mencari sosok yang ku mau
Dan aku temukan hanya dalam dirimu, pujaanku
Janganlah kau takut membuka hatimu untukku
Aku takkan ingin sekalipun membuatmu hancur
Dan tak bermaksud mengganggu hidupmu
Aku hanya perlu kau mengerti kau ada dalam hatiku
4/03/2010
Jangan Ganggu Aku Lewat Mimpi
Tak ada angin dan tak ada badai menghampiri
Tapi mengapa mimpi buruk tega menghampiri
Diriku yang tengah terlelap dalam imaji
Membangunkan aku dari tidurku yang nyenyak
Pikiranku pun seperti mimpi itu benar adanya
Ku merasa berada dalam dunia yang tak kukenal
Semua serba hitam, tak seberkas cahaya pun menerangi
Suara gaib mendirikan bulu kudukku saat ku berjalan
Bergema dimana-mana di antara hutan yang gelap
Benakku pun memikirkan hal-hal yang tak jelas
Aku terdampar di alam yang kulihat teramat sepi
Aku tak merasakan rasa sakit meskipun aku terjatuh
Aku mencoba bangkit dan menelusuri tempat ini
Aku mencari jalan keluar dari dunia yang menyeramkan ini
Tiba-tiba kudengar ada langkah yang kian mendekat
Aku kian memacu langkahku dengan sekuat tenaga
Tapi secepat apapun aku berlari menghindari langkah itu
Tapi sejauh apapun aku bersembunyi dari suara langkah itu
Pada akhirnya aku bisa ditemukan sosok sang pemilik langkah itu
Sosok yang pernah aku kenal menghampiri ragaku ini
Aku pikir dia tak berbahaya untuk aku dekati
Namun seketika kenangan tentangnya terbesit dalam pikiranku
Bukankah dia telah berada di alam yang bukan alamku
Tapi mengapa sekarang dia ada tepat di hadapan kedua mataku
Ia mencoba menyentuh ragaku yang bersimpuh
Semakin dekat dia mendekati keberadaanku
Semakin aku merasakan ketakutan yang teramat di diriku
Aku yang sebelumnya mencoba tetap berani menyibak
Seketika itu pun terjatuh tanpa daya di atas tanah berbatu
Membuat aku kehilangan kesadaranku dan terlelap
Saat aku tersadar dari pingsanku itu
Aku melihat aku berada di tempat yang sangat ku hafal
Aku berada di atas ranjang tempat tidurku yang nyaman
Ternyata semua itu hanya sebuah bagian dari bunga tidurku
Apa yang terjadi dengan sosok yang kukenal itu?
Apa yang dia inginkan dari diriku yang telah berbeda jauh?
Aku enggan bermimpi bertemu dia lagi...
Dan jangan sampai dia ganggu aku lewat mimpi lagi!
Tapi mengapa mimpi buruk tega menghampiri
Diriku yang tengah terlelap dalam imaji
Membangunkan aku dari tidurku yang nyenyak
Pikiranku pun seperti mimpi itu benar adanya
Ku merasa berada dalam dunia yang tak kukenal
Semua serba hitam, tak seberkas cahaya pun menerangi
Suara gaib mendirikan bulu kudukku saat ku berjalan
Bergema dimana-mana di antara hutan yang gelap
Benakku pun memikirkan hal-hal yang tak jelas
Aku terdampar di alam yang kulihat teramat sepi
Aku tak merasakan rasa sakit meskipun aku terjatuh
Aku mencoba bangkit dan menelusuri tempat ini
Aku mencari jalan keluar dari dunia yang menyeramkan ini
Tiba-tiba kudengar ada langkah yang kian mendekat
Aku kian memacu langkahku dengan sekuat tenaga
Tapi secepat apapun aku berlari menghindari langkah itu
Tapi sejauh apapun aku bersembunyi dari suara langkah itu
Pada akhirnya aku bisa ditemukan sosok sang pemilik langkah itu
Sosok yang pernah aku kenal menghampiri ragaku ini
Aku pikir dia tak berbahaya untuk aku dekati
Namun seketika kenangan tentangnya terbesit dalam pikiranku
Bukankah dia telah berada di alam yang bukan alamku
Tapi mengapa sekarang dia ada tepat di hadapan kedua mataku
Ia mencoba menyentuh ragaku yang bersimpuh
Semakin dekat dia mendekati keberadaanku
Semakin aku merasakan ketakutan yang teramat di diriku
Aku yang sebelumnya mencoba tetap berani menyibak
Seketika itu pun terjatuh tanpa daya di atas tanah berbatu
Membuat aku kehilangan kesadaranku dan terlelap
Saat aku tersadar dari pingsanku itu
Aku melihat aku berada di tempat yang sangat ku hafal
Aku berada di atas ranjang tempat tidurku yang nyaman
Ternyata semua itu hanya sebuah bagian dari bunga tidurku
Apa yang terjadi dengan sosok yang kukenal itu?
Apa yang dia inginkan dari diriku yang telah berbeda jauh?
Aku enggan bermimpi bertemu dia lagi...
Dan jangan sampai dia ganggu aku lewat mimpi lagi!
4/02/2010
Berdua Kita Bisa
Pegang tanganku lebih erat
Bila aku merasa jauh dari hatimu
Eratkan tanganmu di tanganku ini
Bila kamu merasa tak pantas di hadapanku
Tutuplah mataku dari dunia luar
Jika aku mulai terbawa sihir dunia luar
Tutup matamu bersama mataku
Ciptakan mimpi berdua
Jika kau tersihir oleh rayuan dunia luar
Kau dapat bantu aku melangkah
Saat langkahku ini berjalan tertatih
Aku mampu membantumu berjalan
Saat jalanmu terasa sulit tuk dilalui
Berdua kita bisa hadapi semuanya
Tak ada tantangan jadi rintangan
Bila aku merasa jauh dari hatimu
Eratkan tanganmu di tanganku ini
Bila kamu merasa tak pantas di hadapanku
Tutuplah mataku dari dunia luar
Jika aku mulai terbawa sihir dunia luar
Tutup matamu bersama mataku
Ciptakan mimpi berdua
Jika kau tersihir oleh rayuan dunia luar
Kau dapat bantu aku melangkah
Saat langkahku ini berjalan tertatih
Aku mampu membantumu berjalan
Saat jalanmu terasa sulit tuk dilalui
Berdua kita bisa hadapi semuanya
Tak ada tantangan jadi rintangan
Langganan:
Postingan (Atom)