11/13/2010
Ketika Aku Harus Merelakanmu
Kau terus ikuti keputusanmu 'tuk pergi dariku
Tak ada yang bisa kulakukan agar kau tetap disini
Kau tak mau lihat keterpurukanku lagi
Aku telah mencoba menahanmu semampuku
Tapi kau juga terus meronta ingin melepaskan diri
Aku tak ingin mengekang kamu dengan hidupku
Tapi aku juga tak ingin terkekang karena kehilanganmu
Ketika aku harus merelakanmu pergi dariku
AKu harus bisa terima kau tak ingin bersamaku lagi
Ketika aku harus merelakanmu pergi dariku
Aku harus bisa rasakan perasaanmu yang tersakiti
Tersakiti oleh salah dan khilafku selama ini
Andai aku masih punya kesempatan kedua
Untuk bisa terus menikmati wangi hidupmu
Takkan aku buat kau kecewa untuk kedua kalinya
Takkan kubiarkan kau menangis tersedu...
11/05/2010
Memikirkan Kamu
Lamunan yang penuh dengan kilas semua kejadian
Yang kau dan aku lewati bersama di sebuah malam
Malam yang paling indah dalam hidupku
Sinar bulan saat itu memperindah suasana
Dengan cahaya berkilau dari bintang, kian mengindah
Membuat aku ingin merasakannya lagi
Bisakah aku menjamah hatimu?
Mampukah aku mencuri hatimu?
Sanggupkah aku berjuang 'tuk dapatkan hatimu?
Oh cinta, coba bisikkan rasa yang sama padanya
Agar dia dan aku bisa terbang seperti merpati yang berpasangan
Aku memikirkan kamu sejak malam itu
Hatiku berdegup kencang saat ingin dekati kamu
Keringat meluncur dan mulut mendadak kelu
Aku berkeluh dengan keadaanku yang rapuh itu
Apa kau bisa merasakan perasaan ini?
Apa kau mampu membaca yang tersirat dari semua ini?
Apa kau sanggup meraba cinta yang tersembunyi?
Ingin rasanya mengatakan kepadamu segera
"AKU CINTA KAMU..."
Ternyata Cinta itu Tak Selamanya Indah
Tapi aku tak pernah merasakannya di kehidupan nyata
Apa karena aku tak punya cerita untuk cinta?
Lagu-lagu bertemakan cinta menjadi santapan
Namun bagiku rasanya hanyalah sebuah lagu semata
Tak bisa kunikmati makna yang tersirat di dalamnya
Apa getaran di hati yang sekarang kurasakan ini sebuah cinta?
Aku merasa antara ada dan tiada
Dia ada karena dia ada di sekitarku..
Tapi dia juga tiada karena aku dan dia jarang bertemu
Meski berada di ruang dan waktu yang sama
Ternyata cinta itu tak selamanya indah
Kali ini, aku harus merasakan betapa perihnya sebuah cinta
Aku merasa tak mampu bernafas saat ku memikirkannya
Aku sakit sendiri dibuatnya...
10/31/2010
Mungkinkah Kita Bersama Lagi
Telah jauh kita melangkah seirama, kawan
Kau kuatkan diriku saat aku merasa ingin menyerah
’Kan ku kuatkan kau saat kau merasa payah
Masa-masa seperti itu tak pernah kulupakan
Ku tatap matamu dalam-dalam dalam setiap kesempatan
Kau menatapku dalam dengan cahaya yang buatku nyaman
Tak ingin waktu berlalu dan menjauhkan jarak kita
Tapi...
Badai tiba-tiba menghancurkan kebersamaan kita
Aku yang tak sengaja menciptakan badai itu
Musti kehilangan kamu untuk selamanya
Penyesalan terus menghisap semangat dalam darah
Aku lunglai, tak mampu berlari kencang lagi
Ingin aku menyusul dan menjemputmu kemari
Kan ku genggam erat tanganmu agar tak terpisahkan
Mungkinkah kita bersama lagi dan bertemu disini
Kini ku biarkan Tuhan menjalankan rencanaNya lewat waktu
Aku merindukan sosokmu, sahabat sejatiku...
Meski Kita Tak Lagi Sama
Meski kau tak lagi menginginkan aku
Aku tetap berharap kau menemaniku lagi
Aku rindu akan kehangatan saat-saat bersamamu
Aku rindu akan celotehmu yang buat ku damai
Aku belum mampu berdamai dengan masa itu
Masih saja aku merasa dikejar-kejar kesalahanku
Aku akui memang karena salahku semua begini
Aku terlalu acuh akan kehadiranmu saat itu
Membuat kau berfikir aku tak lagi mau peduli
Entahlah apa yang harus aku tunjukkan padamu
Agar kau mau memutar arahmu, berlabuh padaku
Telah banyak kata maaf yang kukirimkan padamu
Tapi tak satupun kau balas, membuat ku jatuh
Entahlah harus bagaimana lagi aku tunjukkan padamu
Kalau aku benar-benar menyesal dan takkan kuulang lagi
Aku benar-benar rapuh tanpa adanya dirimu di sisiku
Ku tak henti merangkai bahasa perasaan sedihku karena kau
Kasih, apa kau bisa melihat bagaimana aku kini
Aku tak lagi sekuat dan sehebat saat kau masih disini
Tapi mungkin ini yang kau ingin aku rasakan kini
Rasa tak dianggap saat kita ingin ada yang peduli
Meski kita tak lagi di jalan yang sama
Ku tetap menemukanmu di suatu tempat kelak
’Kan ku dekap kau, dan tak kulepaskan lagi